sepanjang tahun 2010. Pasalnya
pria kelahiran Gothenburg, 1 Desember 1986
tersebut berhasil kembali mengulang suksesnya
sebagai juara dalam seri turnamen Asian
Tour Hero Honda India Open 2010, di lapangan
yang terletak di ibu kota negara India tersebut,
setelah sebelumnya pada bulan April 2010 lalu
dirinya berhasil meraih gelar dalam seri Asian
Tour lainnya, Sail Open 2010.
Yang membuat kemenangan ini menjadi
lebih spesial bagi Karlberg adalah bahwa
dua gelar Asian Tour yang diraihnya
sekaligus dalam satu tahun itu terjadi di
tahun pertamanya dalam kancah persaingan
terbesar di Asia tersebut, setelah menanti
kurang lebih 5 tahun sejak ia beralih sebagai
pegolf profesional pada tahun 2006.
“Saya selalu merasa nyaman setiap turun
bertanding disini. Walaupun saya merasa
tidak mudah menghadapi persaingan di
hari terakhir, namun saya tetap bisa bermain
dengan kepercayaan diri penuh. Saya sangat
berterima kasih kepada para fans yang selalu
mendukung saya disini”, ungkap Karlberg yang
berhasil mencatat perolehan uang total sebesar
US$600,000 dari persaingan Asian Tour yang di
jalaninya dalam musim ini, untuk sementara
menempati posisi ke tiga dalam peringkat
Order of Merit 2010.
|
 |
 |
Karlberg yang berada dalam leader flight
berhasil mengungguli perolehan skor
pimpinan leader board sekaligus rekan satu pairing-nya Baek Seuk-Hyun dengan margin
satu stroke, setelah berhasil membuat birdie di
hole 17. Namun posisinya sempat “terancam”
ketika di hole terakhir par 5, bola third shot-nya
melenceng ke arah marque, sehingga harus
melakukan free drop di posisi yang kurang
menguntungkan, sementara posisi bola Baek
Seuk-Hyun berada di jarak ideal untuk birdie.
Artinya dua kali swing harus diselesaikannya
untuk setidaknya dapat memaksa Seuk-Hyun
memainkan babak play off.
Namun kemenangan sepertinya memang
sudah merupakan “takdir’ dari Rikard Karlberg
ketika dirinya justru berhasil melakukan chip
in setelah melakukan drop, sehingga dua kali
putting untuk par yang dibukukan oleh Baek
Seuk-Hyun tentu saja tidak menggoyahkan
posisi-nya sebagai juara untuk yang ke dua
kalinya di New Delhi Golf Club dengan margin
kemenangan 2 stroke dari total skor 277 (-11)
yang dikemasnya.
Sementara pegolf harapan tuan rumah,
Shiv kapur, gagal memenuhi ambisinya
untuk meraih gelar terhormat di negaranya,
sungguhpun Kapur menunjukkan performa
yang cukup memukau di putaran terakhir
dengan membukukan skor 67 (-5) untuk
mengemas skor total 280 (-3) di posisi T3
bersama kompatriotnya, Manav Jaini.
|
|
 |
|
 |
|